Kemenkumham Lampung Bebaskan 2.416 Narapidana, Terkait Penyebaran Covid-19

Lampung (WM.65.com)- Kemenkumham Lampung akan membebaskan 2.416 narapidana terkait upaya penyebaran virus corona di lapas dan rutan di Lampung.

“Kebijakan tersebut tindaklanjut Permenkumham terkait penanggulangan covid-19, “ kata Kakanwil Kemenkumham Lampung Nofli, Jumat (3/4).

Mereka yang dibebaskan napi umum maupun anak berdasarkan Permenkumham No.10 Tahun 2020 dan Kepmenkumham No.M.HH.19.PK.01.04.04 tahun 2020, katanya.

Menurut Nofli, pendataan narapidana dan anak yang dibebaskan karena memenuhi persyaratan dimulai bertahap sejak Rabu lalu (1/4).

Berdasarkan Permenkumham dan Kepmenkumham, syarat pertama narapidana memenuhi syarat 1 per 2 masa pidananya dan 2 per 3 masa pidananya yang jatuh 31 Desember 2020.

Kedua, tidak mengubah tata tertib di lapas, LPKA, atau Rutan. Mereka yang dibebaskan tak terkait perkara korupsi, terorisme, narkotika, dan bukan WNA.

Rabu (1/4), Kemenkumham Lampung telah melepaskan 104 narapidana. Rinciannya: 14 narapidana Lapas Perempuan, 7 napi Lapas Menggala, 35 napi Lapas Waykanan, 39 napi Lapas Kalianda, dan 9 napi Rutan Bandalampung.

Di Lampung, ada 9.447 napi dan tahanan di 16 LP dan rutan. Dengan pembebasan 2.416 napi, masih ada 7.031 napi. Menurut Nofli, daya tampung 16 LP dan rutan 5.348 napi.

Sumber : rmollampung.id