Kabar Duka, Satu Orang Meninggal di RSUDAM Diduga COVID-19

Bandarlampung (Mediamerdeka.co)-  Seorang wanita berusia 69 tahun asal Kota Bandarlampung meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) diduga terinfeksi COVID-19.

“Ya pada hari ini (8/4) Maret pukul 10.58 WIB ada seorang wanita meninggal dunia di ruang isolasi RSUDAM tapi kami belum bisa nyatakan dia positif atau negatif corana,” kata Kadiskes Provinsi Lampung Reihana, di Bandarlampung, Rabu, (08/04).

Menurutnya, untuk menentukan sesorang positif COVID-19 atau negatif harus melalui konfirmasi yang disertai hasil pemeriksaan laboratorium Litbangkes.

“Swabnya sudah kita kirim ke Palembang tapi itu harus menunggu empat hari untuk hasilnya karena di Lampung tidak ada alatnya,” jelasnya.

Dia menuturkan bahwa wanita yang meninggal ini merupakan istri dari pasien positif COVID-19 nomor 13 yang sedang dirawat dan diisolasi di RSUDAM, dan sudah dilakukan pemeriksaan serta  rapid test di mana  hasilnya negatif.

“Jadi ketika pasien ke-13 ini positif kami langsung melakukan penelusuran (tracing) ke almarhum, anaknya dan kerabatnya dan semua hasilnya negatif, oleh karena itu petugas memberikan edukasi dan mereka harus mengisolasi mandiri selama 14 hari,” katanya.

Namun pada Selasa (7/4) 2020 sekitar pukul 20.00 WIB, beliau datang ke RSUDAM dengan keluhan sesak, lalu oleh petugas kesehatan  disarankan untuk dirawat dan diisolasi sejak semalam.

“Sebelumnya beliau juga sempat berobat jalan di rumah sakit swasta tapi tidak ada perubahan, maka dari itu wanita tersebut datang ke RSUDAM,” katanya.

Reihana menjelaskan, keadaan istri pasien Positif COVID-19 itu memang saat pertama kali datang ke RSUDAM sudah mengalami sesak berat dan kondisinya cenderung menurun dengan tekanan darahnya 150/80 mm Hg dan saturasi oksigennya hanya 87.

“Beliau juga memiliki penyakit penyerta yakni gula darah yang cukup tinggi sekitar 380, namun kami telah berusaha dengan memasang ventilator noninkubasi, namun sejak pagi tadi kondisinya terus menurun dan pada akhirnya nyawa beliau tidak dapat diselamatkan,” ujarnya.