Kalapas Rajabasa Akan Tindak Anggotanya Bila Lakukan Pungli

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I, Bandarlampung, Lampung, Syafar Pudji Rochmadi. (Antaralampung.com/Damiri)

Warta Media65.com- – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I, Bandarlampung, Lampung, Syafar Pudji Rochmadi menegaskan akan menindak tegas anggotanya yang melakukan pungutan liar dengan memanfaatkan asimilasi di tengah COVID-19.

“Jika memang ada segera lapor kepada saya maupun nomor yang tertera. Saya janji akan menindak tegas anggota saya jika memang ketahuan seperti itu,” katanya di Bandarlampung, Senin, (13/04).

Namun dia menyatakan sampai saat ini dirinya belum mendapati pengaduan terkait ada anggotanya yang melakukan pungutan liar dengan memanfaatkan asimilasi warga binaan dengan membayar sejumlah uang untuk bebas.

“Sampai saat ini yang saya tahu dari pemberitaan tidak ada oknum Lapas Rajabasa yang melakukan pungutan liar. Memang disebutkan ada lapas dan rutan di Bandarlampung,” kata dia.

Syafar menambahkan sejak awal adanya asimilasi, dirinya telah menekankan kepada anggota agar jangan memanfaatkan asimilasi untuk kepentingan pribadi. Mengingat saat ini, Lapas Rajabasa sedang menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Karena kami sedang menuju WBK dan WBBM itu, maka saya tegaskan jangan main-main dan jangan mencari kesempatan,” kata dia.

Sebelumnya beredar pembebasan warga binaan asimilasi dengan pembayaran biaya antara Rp5 juta hingga Rp10 juta di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan, namun tidak disebutkan secara spesifik lapas dan rutan tersebut.(red/ant)