Kakanwil Lampung Minta Laporkan Jika ada Pungli di Rutan dan Lapas

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung, Nofli

Warta Media65.com- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung, Nofli meminta agar warga binaan yang telah diasimilasi agar melapor terkait adanya pungutan liar (pungli) yang terjadi di rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas).

“Saya minta warga binaan untuk melapor, baik melalui call center atau melalui handphone saya langsung,” katanya di Bandarlampung, Selasa (14/04).

Dia menegaskan bagi warga binaan yang ingin melapor, dirinya menjamin akan melindungi warga binaan tersebut. Ia juga menjamin tidak akan melanggar hak-hak warga binaan tersebut.

“Saya akan jamin untuk melindungi, tidak usah takut. Segera melapor ke saya langsung agar kita bisa menindaklanjuti. Kalau seperti ini kan jadinya kita bingung, siapa yang seperti itu,” kata dia.

Sebelumnya beredar pembebasan warga binaan asimilasi dengan pembayaran biaya antara Rp5 juta hingga Rp10 juta. Beredarnya pungli pembebasan itu terjadi di lapas dan rutan dan tidak disebutkan nama rutan atau lapasnya.