Nadiem Minta Semua Siswa Tetap Bersabar dan Belajar Daring

Mendibud

Jakarta- Dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi virus korona (covid-19), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim banyak menerima keluhan dan masukan. Salah satunya dari KPAI yang saat ini menampung 213 keluhan siswa dan orang tua.

Namun, Mendikbud meminta semua pihak bersabar dengan pembelajaran jarak jauh yang masih mengalami kekurangan di sana sini. Sebab, seluruh pihak tengah beradaptasi dengan model belajar yang selama ini memang belum digunakan secara masif di Indonesia ini.

“Ini masa adaptasi. Guru lagi belajar, orang tua lagi belajar handel anaknya di rumah, murid adaptasi bagaimana belajar dari rumah. Ini bukan sesuatu yang bisa tiba-tiba lancar,” ujar Nadiem dalam konferensi video, Sabtu (18/04)

Begitu juga Kemendikbud tengah belajar. Pihaknya terus melakukan evaluasi dalam metode belajar berbasis daring ini. “Kami sedang analisis bagaimana membuat belajar lebih menyenangkan. Ini proses pembelajaran bersama,” katanya.

Dia mengerti selama satu bulan belakang proses PJJ masih jauh dari kata sempurna. Menurut dia, sangat sulit mewujudkan sesuatu yang disebut sempurna pada masa ini.

“Tidak mungkin kualitas pembelajaran sama kayak di sekolah saat ada krisis seperti ini. Yang jelas Kemendikbud ingin memastikan kualitas pembelajaran tidak terkorban,” ujarnya.

Terbaru, pihaknya mencoba mengembangkan program Belajar dari Rumah. Sebuah siaran edukasi yang ditayangkan melalui siaran TVRI.

“Belum lama ini kita enggak semua online learning karena tidak punya akses internet. Kita luncurkan TVRI sebagai salah satu suplemen pendidikan online sehingga masih ada yang bisa menikmati pembelajaran dari rumah,” katanya.