Korem 043 Gatam Siap Dukung Pengembangan Potensi Perikanan

Wartamedia65—-Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) siap mendukung upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengembangkan potensi perikanan.

Hal tersebut disampaikan Danrem 043 Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono saat mendampingui Gubernur Arinal Djunadi menyambut Kunjungan Kerja Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ke kawasan tambak udang Desa Margasari, Kecamatan Labuhanmaringgai, Kabupaten Lampung Timur, Minggu, (19-7-2020).
Pada kesempatan itu Menteri Kelautan dan Perikanan Edy Prabowo juga melakukan panen udang vaname yang dibudidayakan di kawasan tambak tersebut.
Menurut Edy
udang vaname cukup potensial untuk dibudidayakan dan memiliki peluang yang besar serta diminati di pasar dunia.
Karena itu, dia berharap tambak udang vaname di Lampung Timur dapat dimaksimalkan lagi. Terlebih pada produktifitas setiap tambaknya.
“Saya sudah melihat langsung dan masih ada hal yang perlu diperbaiki, tapi semua itu membutuhkan persetujuan masyarakat sebagai pelaku usaha bersama Pemerintah. Masih terdapat sekitar 200 hektare lahan tambak yang masih belum maksimal produktivitasnya, yaitu hanya sekitar 1 ton per hektar” ungkapnya.
Meski demikian, dia menyebut sudah ada beberapa tambak yang memiliki produktifitas cukup tinggi dibandingkan yang lainnya.

“Saya melihat hamparan tambak disini yang produktivitasnya besar adalah yang sudah intensifikasi dengan jumlah rata-rata panen mendekati 20 ton. Harga udang saat Pandemi covid-19 ini menunjukkan harga yang bagus dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi.” imbuhnya.

Edhy berharap agar hamparan yang ada dapat dimanfaatkan dengan tidak mengesampingkan kelangsungan hidup tumbuh-tumbuhan, terutama mangrove sehingga hutan mangrove juga dapat dimanfaatkan untuk budidaya perikanan lainnya.

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan, dalam waktu dekat, yaitu di Bulan Oktober Kartu Petani berjaya akan diluncurkan, termasuk untuk petani tambak dan nelayan sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para petani tambak untuk memaksimalkan hasil produksi.
Gubernur juga menegaskan bahwa tidak ada izin bagi penambangan pasir di wilayah pesisir, hal ini dilakukan agar lingkungan tidak terganggu dan kesejahteraan nelayan dapat ditingkatkan. (**)